ARJUNA MENERIMA PANAH PUSAKA PASOPATI

Untuk memperoleh senjata sakti yang dapat diandalkan untuk menghadapi Baratayuda Arjuna pergi
meninggalkan keluarga dan saudara-saudaranya untuk bertapa di Gunung Indrakila.

Sebagai pertapa ia menggunakan nama Begawan Mintaraga atau Begawan Ciptoning. Berbagai godaan yang dilakukan oleh tujuh orang bidadari tercantik dari kahyangan tidak membuatnya goyah.
Sementara itu para dewa di kahyangan kebingungan karena tidak mampu menahan serbuan balatentara raksasa dari Kerajaan Manimantaka. Batara Guru lalu menyuruh Batara Endra untuk mencari manusia yang sanggup melawan Prabu Niwatakawaca dari Manimantaka.

Sesudah melakukan berbagai pengujian, Batara Endra akhirnya memilih Arjuna sebagai jago para dewa.
Tiga orang bidadari diutus menjemput ke kahyangan. Di kahyangan Arjuna ditugasi membunuh Prabu Niwatakawaca dengan dibekali dengan anak panah pusaka Pasopati. Selain itu, ia juga ditemani salah seorang bidadari, yaitu Dewi Supraba.

Dengan bantuan Supraba akhirnya Arjuna berhasil membunuh Prabu Niwatakawaca. Sebagai hadiahnya, Arjuna diangkat sebagai raja para bidadari di kahyangan dengan gelar Prabu Kariti dan dibolehkan kawin dengan 40 orang bidadari yang dipilihnya.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

TOKOH LAIN YANG BERHUBUNGAN DENGAN ARJUNA MENERIMA PANAH PUSAKA PASOPATI